Lanjut ke konten
Infokita
Kategori:
Polri
Nov 14
*Satgas Pangan Soppeng Intensifkan Edukasi dan Pengawasan Harga Beras di Pasar Cabbeng*Soppeng — Upaya menjaga stabilitas pangan terus menjadi perhatian utama pemerintah daerah bersama aparat kepolisian. Jumat pagi, 14 November 2025, Satgas Pangan Polres Soppeng bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan turun langsung ke Pasar Tradisional Cabbeng untuk melakukan pengecekan harga, mutu, dan pelabelan beras yang beredar di tingkat pedagang.Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa harga beras di Pasar Cabbeng masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Beras SPHP dijual Rp12.000 per kilogram, premium berada di kisaran Rp14.000–14.900, sementara beras medium stabil di Rp13.000–Rp13.500 per kilogram.Namun demikian, tim di lapangan menemukan bahwa masih ada pedagang dan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami aturan mengenai HET, baik terkait rentang harga, jenis beras yang masuk kategori SPHP, maupun ketentuan pelabelan yang benar. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi yang lebih masif agar kebijakan pemerintah bisa dipahami secara merata oleh semua pihak.Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H., yang memimpin pemantauan tersebut, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata pengawasan, tetapi juga sarana sosialisasi yang mengedepankan dialog dan kerja sama.“Kami ingin memastikan pedagang dan masyarakat memahami bahwa HET bukan aturan yang memberatkan, tetapi langkah pemerintah untuk menjaga harga tetap terkendali. Dengan pemahaman yang baik, maka daya beli masyarakat dapat terjaga dan manfaat kebijakan ini benar-benar terasa di bawah,” jelasnya.Menurutnya, pengendalian harga beras tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Dibutuhkan peran pedagang, distributor, dinas terkait, hingga masyarakat sebagai konsumen. Sosialisasi mengenai HET dan ketentuan distribusi beras akan terus digencarkan agar tidak terjadi praktik penjualan yang merugikan.Satgas Pangan juga menekankan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan. Setiap temuan yang berpotensi merugikan masyarakat akan ditindaklanjuti secara bertahap, mulai dari imbauan, teguran tertulis, hingga langkah hukum apabila diperlukan.“Tujuan kami sederhana: harga beras tetap stabil, terjangkau, dan masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Untuk mencapainya, semua pihak perlu berjalan bersama,” tambah AKP Dodie.
Nov 14
Satgas Pangan Soppeng Pantau Harga Beras di Pasar Cabbeng, Harga Masih Sesuai HETSoppeng — Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Soppeng bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan. Jumat pagi, 14 November 2025, tim gabungan menyambangi Pasar Tradisional Cabbeng untuk memantau harga dan kualitas beras yang dijual kepada masyarakat.Pemantauan ini dilakukan dengan pendekatan humanis. Petugas berdialog langsung dengan sejumlah pedagang untuk memastikan harga yang dipasarkan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H., yang turut memimpin kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa pengecekan rutin seperti ini penting dilakukan agar distribusi beras tetap stabil serta tidak membebani masyarakat.“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang wajar. Pendekatan kami lebih pada imbauan dan ajakan bekerja sama, bukan penindakan. Alhamdulillah, untuk saat ini harga di Pasar Cabbeng masih sesuai HET,” ungkapnya.Dari hasil pemantauan, harga beras yang dijual pedagang terpantau stabil, yakni beras SPHP seharga Rp12.000/kg, beras Premium Rp14.000 – Rp14.900/kg, dan beras Medium Rp13.000 – Rp13.500/kgDengan hasil tersebut, Satgas Pangan memastikan bahwa peredaran beras di pasar masih berada dalam batas yang aman dan tidak ada pedagang yang menaikkan harga secara sepihak.Ke depan, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala. Jika ditemukan pedagang menjual di atas HET, langkah persuasif seperti teguran akan menjadi tahapan awal, sebelum tindakan administratif atau sanksi lain diberlakukan.
Nov 14
*Pemantauan Harga Beras di Pasar Sentral Takalala, Satgas Pangan Ajak Pedagang Jaga Stabilitas untuk Kepentingan Masyarakat*Soppeng — Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan secara kolaboratif oleh Satgas Pangan Polres Soppeng bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan serta Dinas Koperindag. Kamis, 13 November 2025, tim kembali turun melakukan pemantauan terhadap harga, mutu, dan pelabelan beras yang dijual pedagang di Pasar Sentral Takalala.Kegiatan ini dilakukan bukan dalam bentuk penindakan langsung, melainkan pendekatan humanis melalui dialog dan imbauan kepada pelaku usaha agar tetap menjual beras sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H., yang memimpin langsung pemantauan ini, menyampaikan bahwa kegiatan bersama lintas instansi sangat penting untuk memastikan distribusi dan harga beras tetap stabil di tingkat pasar tradisional.“Pemantauan ini kami laksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen bersama menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat. Kami mengedepankan imbauan dan mengajak pedagang bekerja sama agar tidak menjual di atas HET,” ujarnya.Hasil pengecekan menunjukkan bahwa seluruh jenis beras yang dijual pedagang telah sesuai ketentuan Beras SPHP dijual sesuai HET, yakni Rp12.000/kg, Beras Premium dijual di kisaran Rp14.000 –14.900/kg, dan Beras Medium berada pada rentang, Rp13.000 –13.500/kgTemuan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa harga beras di wilayah Soppeng dalam kondisi terkendali dan tidak ditemukan adanya pedagang yang menaikkan harga secara sepihak.Ke depan, pemantauan akan dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif. Apabila di kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran HET oleh produsen atau pengecer, maka tindakan persuasif dan administratif akan diberikan terlebih dahulu, sebelum ke tahap sanksi lebih lanjut jika tetap tidak dipatuhi.Kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 10.45 WITA dengan tetap mengedepankan komunikasi yang baik kepada para pedagang.
Nov 14
*Satgas Pangan Soppeng Imbau Pedagang Jaga Stabilitas Harga Beras di Pasar Takalala*Soppeng – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan Satgas Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng. Pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 10.00 Wita, tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap pelaku usaha di Pasar Tradisional Sentral Takalala. Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan harga, mutu, dan pelabelan beras yang beredar di masyarakat.Tim pengawas terdiri dari Satgas Pangan Polres Soppeng, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperindag Kabupaten Soppeng. Seluruh pedagang diminta menunjukkan jenis dan harga beras yang dijual, sekaligus diberikan arahan agar tetap mengikuti aturan pemerintah terkait Harga Eceran Tertinggi (HET).Dari hasil pengecekan, seluruh jenis beras terpantau masih dijual sesuai ketentuan, yaitu Beras SPHP Rp 12.000/kg, Beras Premium Rp 14.000–14.900/kg, dan Beras Medium Rp 13.000–13.500/kgKasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan harga yang wajar dan terjangkau.“Selain melakukan pengecekan, kami lebih mengedepankan pendekatan humanis berupa himbauan dan pembinaan kepada para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga. Kepatuhan mereka sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan di Soppeng,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan. Apabila ditemukan adanya penjualan beras di atas HET, pihaknya bersama instansi terkait akan memberikan teguran tertulis, hingga langkah administratif dan pidana bila pelanggaran terus berulang.
Nov 14
*Satgas Pangan Gelar Inspeksi Mendadak di Pasar Takalala, Harga Beras di Soppeng Terkendali*Soppeng — Dalam rangka menjaga stabilitas kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Soppeng, Satgas Ketahanan Pangan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga beras di Pasar Tradisional Sentral Takalala, Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 10.00 Wita.Kegiatan pengawasan ini melibatkan Satgas Pangan Polres Soppeng, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperindag Kabupaten Soppeng. Tim melakukan pengecekan langsung kepada pelaku usaha mengenai kesesuaian harga, kualitas beras, serta kelengkapan pelabelan yang dijual kepada masyarakat.Hasil sidak menunjukkan bahwa seluruh pedagang masih menjual beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah. Rinciannya: Beras SPHP: Rp 12.000/kg, Beras Premium: Rp 14.000–14.900/kg, dan Beras Medium: Rp 13.000–13.500/kgKasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H., yang memimpin kegiatan, mengapresiasi kepatuhan para pedagang terhadap aturan harga beras. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan pasar masih dalam keadaan stabil dan terkendali.“Kami akan terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan harga tetap sesuai ketentuan dan tidak memberatkan masyarakat,” jelasnya.Ia juga menegaskan bahwa apabila ditemukan penjualan di atas HET, Satgas Pangan akan menindak tegas, mulai dari teguran tertulis, pencabutan izin usaha, hingga proses pidana bila memenuhi unsur pelanggaran.Kegiatan sidak berlangsung aman dan lancar, dengan seluruh pedagang kooperatif dalam memberikan data dan informasi
Nov 14
*Satgas Pangan Polres Soppeng Cek Harga Beras di Pasar Takalala, Semua Sesuai HET*Soppeng — Satuan Tugas Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng bersama instansi terkait melakukan pengawasan harga beras di Pasar Tradisional Sentral Takalala, Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 10.00 Wita. Kegiatan ini merupakan upaya memastikan harga beras di tingkat pedagang tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.Pengawasan dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Soppeng, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperindag Kabupaten Soppeng. Tim melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual, mutu, hingga pelabelan beras yang beredar di pasar.Dari hasil pemantauan, seluruh jenis beras yang dijual pedagang berada dalam batas HET, yakni: Beras SPHP: Rp 12.000/kg, Beras Premium: Rp 14.000–14.900/kg, dan Beras Medium: Rp 13.000–13.500/kgKasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H., selaku Kasatgas Pangan Polres Soppeng, menegaskan bahwa kondisi harga beras di wilayah Soppeng terpantau stabil dan sesuai regulasi pemerintah.“Kami memastikan bahwa penjualan beras di pasar tradisional masih berada dalam standar HET. Pengawasan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Soppeng,” ujarnya.Ia menambahkan, apabila nantinya ditemukan produsen maupun pengecer yang menjual beras di atas HET, Satgas Pangan tidak akan ragu memberikan teguran tertulis, penarikan izin usaha, hingga penerapan sanksi pidana sesuai aturan yang berlaku.
Jul 8
*Sipropam Polres Soppeng Gelar Pemeriksaan Senpi Dinas, Wakapolres: Wujudkan Penggunaan Senpi yang Profesional dan Bertanggung Jawab*Guna memastikan kelayakan serta keamanan penggunaan senjata api dinas oleh personel, Seksi Propam Polres Soppeng menggelar pemeriksaan senpi yang bertempat di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng. Senin, 07 Juli 2025, pukul 08.30 Wita.Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel Polres dan Polsek jajaran yang memegang senjata api dinas inventaris. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Soppeng IPTU Andi Ahmad Rahmansah, S.Sos., M.M, serta turut dihadiri oleh Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos dan Kabag Log Polres Soppeng Kompol Syamsuddin, S.Hi., M.Si.Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos menekankan pentingnya pemeriksaan senpi secara berkala sebagai langkah preventif dalam rangka menjamin keamanan dan profesionalisme anggota.”Pemeriksaan senjata api ini bukan hanya untuk kelengkapan administrasi, tetapi juga untuk memastikan bahwa senpi yang digunakan personel benar-benar dalam kondisi layak pakai dan aman. Hal ini juga sebagai bentuk pengawasan terhadap personel agar senjata yang dipegang digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai prosedur,” ujar Kompol Sudarmin.Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan internal guna menumbuhkan kedisiplinan dan integritas personel Polri dalam menjalankan tugas di lapangan.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan penggunaan senjata api dinas oleh anggota Polres Soppeng dan jajaran dapat terus berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip penggunaan kekuatan secara profesional, legal, dan proporsional.
Mar 15
Jumat Curhat, Warga Kelurahan Butung Keluhkan Tarif Parkir Yang Tinggi Di Bulan RamadhanMakassar – Program ‘Jumat Curhat’ kembali digelar Polda Sulsel, kegiatan kali ini dilaksanakan di Mesjid Mubarok Kelurahan Butung.Kegiatan ‘Jumat Curhat’ yang dilaksanakan oleh Polri ini bertujuan untuk mendengarkan keluhan, saran serta kritik dari masyarakat, untuk membangun kinerja Polri yang lebih baik.Jumat curhat bersama TNI-Polri dan Forkopimda Kota Makassar ini dipimpin Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Yudhiawan yang diwakili Wadir Binmas AKBP Andi Kumara yang didampingi oleh beberapa perwakilan PJU Polda Sulsel, diantaranya ada Kabagbinops Ditlantas Polda Sulsel, Yang mewakili Dirpamobvit Polda Sulsel, Wakapolres Pelabuhan, Kapolsek Wajo, serta pewakilan pemerintah kota makassar dalam hal ini camat wajo dan lurah butung.Dalam sambutannya, AKBP Andi Kumara, menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan Jumat Curhat kali ini.“Terima kasih atas terlaksananya kegiatan Jumat Curhat, jadikan jumat curhat jni sebagai sarana silaturahmi dan ajang untuk masyarakat dapat menyampaikan curahan hatinya,” ucap Andi Kumara, Jumat (14/3/2025).Beberapa hal yang dibicarakan diantaranya membahas terkait masalah poskamling, serta masih mahalnya tarif parkir di pasar butung yang selalu terjadi di bulan ramadhan.“Terkait pos kamling kami warga kelurahan butung berharap agar pos kamling yang kami buat dapat langsung diresmikan oleh bapak kapolda Sulsel,” ucap salah seorang tokoh masyarakat Bapak Muhammad Ridwan.“Kami menginfokan jika pembangun pos kamling ini sangat mendapat dukungan penuh dari warga, cuman karena terkala letaknya yang bersebelahan dengan gardu listrik maka kami bersama warga sepakat untuk memindahkannya ke lokasi yang lebih baik,” tambah Lurah Butung.“Kalau saya mungkin sedikit info pak, kalau disekitaran mesjid pasar butung jika sudah taraweh anak anak sering nongkrong hingga larut malam, ditambah juga tarif parkir di daerah pasar itu agak mahal jika bulan puasa,” tambah ibu nurwatiNampak satu persatu narasumber memberikan respon dan jawaban terkait permasalahan warga, mulai dari Wadir Binmas, Kabagops Ditlantas, Camat Wajo dan narasumber lainnya.Untuk diketahui ‘Jumat Curhat’ merupakan salah satu program Kapolri yaitu komunikasi dua arah antara Polri dengan masyarakat untuk membahas permasalahan seputar kamtibmas dan pelayanan Polri terhadap masyarakat.Jadi secara umum program ‘Jumat Curhat’ ini merupakan salah satu respon Polri untuk terus meningkatkan kepercayaan Publik terhadap institusi Polri.Briptu_fachry
Mar 14
Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Polri, Kadivhumas Polri: “Rotasi untuk Perkuat Kinerja Institusi”Jakarta– Kapolri memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah perwira tinggi Polri di Mabes Polri, Jakarta, pada Jumat (14/3). Pergantian ini merupakan bagian dari rotasi rutin yang bertujuan untuk penyegaran organisasi serta peningkatan efektivitas tugas kepolisian di berbagai wilayah.Dalam upacara tersebut, sejumlah pejabat strategis mengalami pergeseran jabatan, termasuk Irjen Pol. Anwar yang kini menjabat sebagai Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Kapolri. Selain itu, posisi Asisten Logistik (Aslog) Kapolri yang sebelumnya dipegang oleh Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono kini dipercayakan kepada Irjen Pol. Suwondo Nainggolan.Sertijab juga mencakup beberapa Kapolda di berbagai daerah. Irjen Pol. Suwondo Nainggolan yang sebelumnya Kapolda DIY kini menjabat sebagai Aslog Kapolri, sementara Brigjen Pol. Anggoro Sukartono menggantikan posisinya sebagai Kapolda DIY. Di Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Irjen Pol. Rusdi Hartono, yang sebelumnya menjabat Kapolda Jambi. Posisi Kapolda Jambi kini diisi oleh Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar.Pergantian kepemimpinan juga terjadi di beberapa wilayah lainnya, seperti Kapolda Maluku Utara yang kini dijabat oleh Irjen Pol. Drs. Waris Agono, Kapolda Riau oleh Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, dan Kapolda Kalimantan Tengah oleh Irjen Pol. Iwan Kurniawan. Sementara itu, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto yang sebelumnya Kapolda Kalimantan Timur kini dipercaya sebagai Kapolda Jawa Timur, dengan Irjen Pol. Endar Prianto menggantikannya di Kaltim.Kadivhumas Polri, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, menegaskan bahwa rotasi dan mutasi ini merupakan langkah strategis dalam menjaga profesionalisme dan responsivitas institusi kepolisian.”Serah terima jabatan ini adalah bagian dari pembinaan karier di lingkungan Polri untuk memastikan organisasi tetap berjalan dinamis dan efektif. Setiap pejabat yang dilantik diharapkan dapat segera menyesuaikan diri serta melanjutkan program kerja yang sudah berjalan,” ujarnya.Lebih lanjut, Irjen. Pol. Sandi menekankan pentingnya dedikasi dan profesionalisme dari para pejabat baru dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.”Kami percaya bahwa dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, para pejabat yang baru dilantik akan mampu membawa inovasi serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan prinsip Polri yang Presisi,” tambahnya.Upacara Sertijab berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Mabes Polri serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait. Dengan pergantian ini, diharapkan Polri semakin solid dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia.
Mar 14
*Buka Puasa Bersama Media, Kapolda Sulsel Tekankan Sinergi Demi Kamtibmas Kondusif*Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menggelar acara Buka Puasa Bersama Forkopimda Sulsel dan insan media di Rumah Jabatan Kapolda Sulsel pada Kamis (06/03). Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan media dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, ST., Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Pangdiv 3 Kostrad Mayjen TNI Bangun Nawoko, S.I.P., Kajati Sulsel, Agus Salim serta Para tamu undangan dari berbagai media turut hadirDalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi atas kehadiran insan media dan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan Forkopimda Sulsel bersama masyarakat, khususnya media. “Media memiliki peran strategis dalam memberikan informasi yang berkualitas serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung dan memahami tugas kepolisian,” ujar Irjen Pol. Yudhiawan.Kapolda menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi antara kepolisian dan media guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif. Ia berharap hubungan baik antara Polda Sulsel dan insan media dapat terus terjalin sehingga saling mendukung dalam menjalankan tugas masing-masing.Buka puasa bersama ini juga merupakan bagian dari program nasional “Buka Puasa Bersama Polri dan Media” yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Program ini menegaskan komitmen Polri dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui insan pers sebagai mitra strategis.Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan ini, menegaskan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan media akan terus dijaga demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.
Halaman Berikutnya
Privasi & Cookie: Situs ini menggunakan cookie. Dengan melanjutkan menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan penggunaan mereka.
Untuk mengetahui lebih lanjut, termasuk cara mengontrol cookie, lihat di sini:
Kebijakan Cookie
Berlangganan
Langganan
Infokita
Daftarkan saya
Sudah punya akun WordPress.com?
Login sekarang.
Infokita
Berlangganan
Langganan
Daftar
Masuk
Laporkan isi ini
Lihat situs dalam Pembaca
Kelola langganan
Ciutkan bilah ini
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai